Pendampingan Penyusunan Dokumen Lingkungan dan Keselamatan Jalan Pada Lokasi Pekerjaan

Tanggal 12 -13 Maret 2014 Bidang Perencanaan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III megadakan acara Pendampingan Penyusunan Dokumen Lingkungan dan Keselamatan Jalan Pada Lokasi Pekerjaan. Acara dibuka oleh Kepala Bidang Perencanaan Jalan Nasional III Bapak Ir.Juni Wahjudiono, M.Sc pada pukul 09.00 WIB, pada kesempatan ini beliau memberikan pengarahan bahwa pelaksanaan pekerjaan harus memperhatikan dampak lingkungan serta penyusunan dokumen harus sesuai prosedur dan tata cara yang benar.

dokling1 dokling4

Narasumber pada hari pertama acara ini adalah Anita Sri Indrawati, ST,MT yang memberikan pengajaran antara lain :

–        Pada Permen PU 11 / PRT / M /2010 dijelaskan tentang syarat menentukan Laik Fungsi Jalan.

–        Penyusunan PPLH paling lama 6 (Enam) bulan sejak sanksi teguran tertulis diterbitkan.

–        Penyusunan Dokumen Pengolahan Lingkungan Hidup (DPLH) seharusnya pada tahap perencanaan jangan pada tahap pelaksanaan sehingga setiap paket yang lagi dikerjakan sudah memiliki dokumen lingkungan.

–        Pada dokumen DPLH apabila dalam jangka 3 (Tiga) tahun masih mempunyai pekerjaan namun masih dalam satu ruas maka tidak perlu lagi menyusun dokumen lingkungan,berbeda dengan SPPL walaupun masih ada pekerjaan namun berbeda masih  dalam satu ruas masih harus menyusun dokumen lingkungan karena pada dokumen SPPL perhitungannya adalah per ruas dan per paket.

dokling2 dokling3

Sedangkan pada hari kedua adalah ibu Yani Agustin dari Indonesian Infrastucture Initiative (IndII) yang pada kesempatan kali ini menjelaskan tentang pengutamaaan keselamatan bagi pengguna jalan dengan cara memasang rambu dan lain sebagainya pada lokasi pekerjaan. Di hari kedua ini juga pserta diajak untuk ke lapangan (lokasi pekerjaan) untuk membahas dan melakukan praktek tentang keselamtan jalan di loksai pekerjaan. Disela – sela acara pesrta diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi dan tanya jawab.

Dengan dilaksanakan acara Pendampingan Penyusunan Dokumen Lingkungan dan Keselamatan Jalan Pada Lokasi Pekerjaan pada kali ini didapat kesimpulan sebagai berikut :

  1. Pemasangan rambu jangan terbuat dari kayu.
  2. Pemasangan jarak antar Kerucut 4 meter atau paling jauh 8 meter
  3. Pada setiap pekerjaan harus ada petugas bendera apalagi sering terdapat penggunaan alat berat yang memakan sebagian badan jalan.
  4. Petugas Bendera harus berada pada zona Dini yang menunujukan adanya aktifitas pekerjaan.
  5. Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup seharusnya pada tahap Perencanaan.
  6. Telah disepakati untuk pekerjaan selanjutnya harus menggunakan DPLH bukan SPPL
  7. Pada Dokumen Lingkungan apabila dalam jangka 3 (Tiga) tahun masih mempunyai pekerjaan asalkan dalam satu ruas maka tidak perlu lagi menyusun dokumen lingkungan.