Jabatan Fungsional Teknik Jalan dan Jembatan

Oleh Intan Permata Sari, Info Publik BBPJN III

Untuk mencapai tujuan nasional dan peningkatan kualitas infrasturktur bidang Pekerjaan Umum, dibutuhkan adanya  Pegawai Negeri Sipil dengan mutu profesionalisme yang memadai, berdaya guna, dan berhasil guna dalam menjalankan tugasnya. Karenanya diperlukan Jabatan Non Struktural untuk mendapatkan Pegawai Negeri Sipil dengan kriteria tersebut, dalam hal ini Pegawai Negeri Sipil yang berkarir di Jabatan Fungsional. Jabatan Fungsional adalah kedudukan yang menunjuk tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak seorang Pegawai Negeri Sipil dalam suatu organisasi yang dalam pelaksanaan tugasnya didasarkan pada keahlian dan atau keterampilan tertentu serta bersifat mandiri. Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Pekerjaan Umum diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 21/PRT/M/2006.

Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum memiliki spesialisasi Jabatan Fungsional Teknik Jalan dan Jembatan. Pada tanggal 12-22 Maret 2012, Balai Diklat Fungsional Bandung mengadakan Diklat Jabatan Fungsional Pengangkatan Pertama Teknik Jalan dan Jembatan Tingkat Ahli Tahun 2012. Acara yang dibuka oleh Kepala Balai Diklat Fungsional, Ir. Erwin Agus, MM terdiri dari peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, termasuk 7 orang peserta berasal dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III.

Materi yang diberikan dalam diklat ini mengenai Budaya-Etika PNS, Kebijaksanaan Direktorat Jenderal Bina Marga, Informasi seputar Jabatan Fungsional, dan Pengetahuan Teknik Jalan dan Jembatan. Materi yang didapat selain teori, juga diskusi seputar jalan dan jembatan, juga kunjungan lapangan ke ruas jalan Ciasem-Pamanukan, yang saat ini menjadi trial project kontrak berbasis kinerja (Performance Based Contract). Pejabat fungsional Teknik Jalan dan Jembatan bertugas untuk melakukan kegiatan teknis fungsional, yaitu penyelenggara dan penyusun sistem jaringan jalan, serta penyelenggara penanganan jalan dan jembatan. Diharapkan dengan Diklat Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional Jalan dan Jembatan Tingkat Ahli ini, didapat cikal bakal pejabat fungsional yang professional, ahli bidang jalan dan jembatan, dan berdikari.