RAPAT KOORDINASI OPERASI “KETUPAT-2011” POLDA SUMATERA SELATAN

Oleh: Sari Novrianti, ST,MT, Staf Bidang Perencanaan.

Sesuai undangan Kepala Kerolisisan Daerah Sumatera Selatan, pada hari kamis 18 Agustus 2011, di Ruang Rekonfu Mapolda SumSel diadakan Rapat Koordinasi operasi “Ketupat-2011” dalam rangka pengamanan Hari Raya Idhul Fitri 1432 H di jajaran Polda Sumsel.

Rapat dibuka oleh Kapolda Sumatera Selatan dilanjutkan Paparan masing-masing instansi terkait yang dipimpin oleh Wakapoda. Paparan pertama dari Biro operasi Polda Sumatera Selatan, dilanjutkan dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Teknik dan Peralatan ( Ir. Zainul ), selanjutnya paparan dari Balai Besar Pelaksanaan jalan Nasional (BBPJN) III yang disampaikan oleh Kepala Bidang Perencanaan ( Ir.Syarkowi, M.Sc ).

Kepala Bidang Perencanaan menjelaskan Wilayah kerja BBPJN III serta kesiapan pelaksanaan fisik konstruksi. Pelaksanaan tambal lobang akan diselesaikan sebelum H-10. Pekerjaan utama tidak dilaksanakan masa H-7 sampai H+7. Bekerja sama dengan Dinas PU Bina Marga untuk kesiapan posko alat-alat berat. Kontraktor yang bekerja disegmen jalan, juga standby di basecamp dalam rangka bila diperlukan kebutuhan darurat. Juga Kepala BBBPJN III membuat SK Nama-nama Tim Piket Jalur Lebaran dengan nomor telepon, begitu juga dari Dinas PU Bina Marga.

  

 

Paparan selanjutnya berturut-turut  dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan; Dinas Kesehatan Prov Sumsel; Dinas Perindustrian dan Perdagangan; ASDP Palembang; PT. Angkasa Pura SMB II Palembang; PT. KAI Palembang; Dinas Pemadam Api Kebakaran/PBK Kota Palembang, yang memaparkan kesiapan menyambut Hari raya Idhul Fitri 2011/1432 H.

 

Setelah paparan dari masing-masing sektor, dilakukan diskusi, untuk menerima masukan dalam mensukseskan Operasi Ketupat Tahun 2011. Dari diskusi, Kepala Bidang Perencanaan menyampaikan bahwa sesuai dengan SK Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III telah dibentuk Petugas Lebaran yang bertugas mengawasi dan mengambil tindakan yang diperlukan selama masa mudik Lebaran. Petugas Lebaran dapat dihubungi di no handphone sesuai terlampir di SK Kepala BBPJN III. Penyelenggaraan Jalan Nasional tidak terpisah dari Jalan Provinsi yang merupakan wewenang Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan karena hal ini menyangkut Sistem Jaringan Jalan.

Pada diskusi Kepala Bidang Perencanaan juga menyampaikan bahwa Jembatan Pengganti di Tulang Bawang yang ditanyakan oleh Pihak Polda Provinsi Sumsel, pada H-10 siap digunakan oleh Pemudik Lebaran tahun ini.

Dibahas juga oleh Perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan mengenai ketersediaan stok BBM dimasing-masing SPBU selama masa Lebaran dan pentingnya kenyamanan Posko Lebaran sebagai tempat pemberhentian para pemudik maupun pusat informasi bagi pemudik.

Rapat koordinasi Operasi Ketupat 2011 ditutup oleh Wakapolda, Brigjen Pol Torkis Panangian Siahaan, dengan menyampaikan beberapa poin penting sebagai kesimpulan yaitu diantaranya :

  1. Operasi Ketupat merupakan Operasi Kemanusian yaitu memfasilitasi masyarakat dalam menyambut Hari Besar Nasional yaitu Hai Raya Idul Fitri. Sehingga mengurangi tingkat kecelakaan merupakan hal utama selama masa mudik Lebaran karena Indonesia tercatat nomor 2 di dunia dalam tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas yaitu korban fatal sebanyak lebih kurang 50 %.
  2. Kesuksesan Operasi Ketupat 2011 dicapai tergantung pada kesinergian antar lintas sektor yaitu dengan melakukan koordinasi. Koordinasi tidak mudah dilakukan karena itu diperlukan kerjasama antar lintas sektor terkait.

Kesiapan BBPJN III menyambut Lebaran yaitu pelaksanaan tambal lobang akan diselesaikan sebelum H-10 dan tidak ada lagi alat berat ataupun material di sepanjang badan jalan nasional.