PEMBAHASAN SUBSTANSI TEKNIS RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) KABUPATEN LAHAT

Oleh: urusan Informasi Publik, Bidang Perencanaan.

Pada hari selasa, tanggal 9 Agustus 2011, berdasarkan undangan Sekretaris Daerah a.n Gubernur Sumatera Selatan, maka diadakan  Pembahsan substansi teknis Rencana Tata Ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Lahat di Ruang rapat Bappeda Provinsi Sumatera Selatan. Rapat pembahasan dihadiri oleh Instansi terkait dari  Pemerintah Provinsi maupun Bappeda Provinsi dan Dinas Kabupaten disekitar Kabupaten Lahat yaitu antara lain Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Muara Enim, Kota Pagar Alam dan Kabupaten Musi Rawas.

Disamping itu juga diundang Bappeda Provinsi Bengkulu serta Bappeda Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu yang bertetangga dengan Kabupaten Lahat, juga instansi Vertikal lainnya seperti Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III yang diwakili oleh Kepala Bidang Perencanaan ( Ir. Syarkowi, M.Sc ); Kepala Seksi Program dan Data ,Bidang Perencanaan ( Ir. Harunnurasyid,MT) serta Kepala Seksi Perencanaan Teknis dan Lingkungan, Bidang Perencanaan ( Ir. Aidil Fitri).

 

Pembahasan dibuka dengan kata sambutan dari Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bappeda Provinsi Sumatera Selatan ( Ir. Henderian, MT), mewakili Kepala Bappeda. Selanjutnya presentasi oleh Kepala Bappeda Kabupaten Lahat berupa Draft RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN LAHAT TAHUN 2011-2031 yang disiapkan oleh PT.RSI-Konsultan Manajemen Regional Sumatera Selatan – Bangka Belitung. Pembahasan RTRW Kabupaten Lahat tersebut dibawah koordinasi Tim Koordinasi Penataan ruang Daerah dan di hadiri juga oleh Tim Koordinasi Penataan Ruang Pusat dari Jakarta.

Dalam acara selanjutnya dilakukan tanya jawab dan konfirmasi kesetiap Instansi terkait seperti ke Kabupaten tetangga berkenaan sinkronisasi tata ruang antar Kabupaten (RTRW) Kabupaten tetangga di Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Bengkulu Selatan dan Seluma Provinsi Bengkulu dan sinkronisasi dengan Tata Ruang Nasional ( RTRWN ).

Yang terkait dengan BBPJN III, dikonfirmasi tentang khususnya jalan Nasional. Jalan Nasional Lahat-Muara Enim- Smp. Inderalaya-Palembang ke Tanjung Api-Api selama ini digunakan untuk angkutan batubara. Menurut penjelasan yang terkait Pembangunan jalan khusus Angkutan Batubara bekerjasama dengan PT. SERVO menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api sepanjang lebih kurang 37 km didaerah Kabupaten Lahat, 130 km di Kabupaten Muara Enim dan 70 km di Kabupaten Banyu Asin akan beroperasi mulai Januari 2012.

Dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasioanal (BBPJN) III menjelaskan bahwa Jalan Nasioanal tetap sesuai SK Menteri PU No; 631 Tahun 2009 yang sudah mengakomodir dengan meningkatakan status jalan Ruas Lahat- Simpang Air Dingin- Pagar Alam – Tanjung Sakti – Batas Provinsi Sumsel/Bengkulu–Manna yang sebelumnya Status Jalan Provinsi menjadi jalan Nasional. Berkenaan Jalan Lingkar Luar Lahat yang telah dibantu dana APBN, akan dievaluasi ulang status jalan dalam sistim jaringan jalan Nasional dalam 5 tahunan atau pada tahun 2014.