Rencana Pembangunan Jalan Tol Ogan Komering Ilir-Palembang- Banyuasin.

Oleh: Ir, Harunnurasyid, MT dan Sari Novrianti, ST,MT, Bidang Perencanaan

 

Rapat pembahasan dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2011 dan tanggal 19 Juli 2011 bertempat di ruang rapat Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemda Provinsi Sumatera Selatan yang dihadiri oleh  dengan Pimpinan rapat   : Assisten. II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemda Sumatera Selatan serta Peserta rapat dari: Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),;Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten OKI.; Kepala Dinas PU Kabupaten Banyuasin.;Unsur Dinas PU Bina Marga Prov. Sumatera Selatan; Unsur Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III, yang diwakili oleh Kepala Seksi Program dan Data, Bidang Perencanaan BBPJN III ( Ir. Harunnurasyid, MT) dan Staf Bidang Perencanaan, Sari Novrianti, ST.MT;dari Unsur Dinas Perhubungan dan Informatika Prov. Sumsel serta Unsur Jajaran Pemda Prov. Sumsel.

Materi pembahasan adalah  rencana pembangunan 3 koridor jalur ekonomi dengan pembangunan secara bertahap jalan tol, yaitu :

  1. Koridor I Kayu Agung (Kabupaten OKI) – Jakabaring (Palembang).= 37 km
  2. Koridor II Alang-alang Lebar – Betung.= 58 km
  3. Koridor III Jakabaring (Palembang) – Alang-alang Lebar/Lingkar Timur- TAA= 42 km

No

Ruas

FS

Amdal

DED

Bebas

Lahan

1

 Koridor I Kayu Agung (Kab.OKI) – Jakabaring (Plg) 

ya

ya

ya

ya

2

 Alang-alang Lebar – Betung. 

ya

blm

blm

blm

3

 Koridor II Jakabaring (Palembang) – Alang-alang Lebar. 

ya

blm

blm

blm

Seperti di ketahui selama ini, tahap pertama yatiu Tol Palembang= Simpang Inderalaya,  Kabupaten Ogan Ilir ( OI), yang pernah ditenderkan namun tidk ada peminat, selanjutnya Tol ruas Palembang- Betung ( Kabupaten Banyu Asin).

Koridor I, Jakabaring (Palembang)-Jejawi-Kayu Agung, adalah koridor yang paling siap untuk pelaksanaan pembangunannya (diperkirakan 1,5 tahun selesai).

Koridor II, Alang-alang Lebar (Palembang)-Betung untuk feasibility study sudah dilakukan.

Koridor III, Jakabaring-Pulau Borang-Alang-alang Lebar adalah jalan lingkar timur dan mengarah ke Tanjung Api-Api (TAA ) lokasi Kawasana Ekonomi Khusus (KEK-Perindustrian).

Menurut Assisten II : Ada dua hal yang menjadi pendorong untuk pembangunan jalan tol ini,

Pertama, investor yang siap mendukung Pemerintah Daerah dalam pembangunan jalan tol ini.

Kedua, pola penanganannya dilakukan dengan schema baru yang kita tawarkan kepada Pemerintah Pusat dan PMA, yaitu joint venture antara Indonesia dan pemodal asing dengan    system penyertaan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten (2 Kabupeten + 1 Provinsi)

Untuk melaksanakan pola ini Pemerintah Provinsi akan membentuk Perusahaan Daerah Baru, yang akan menjadi mitra PMA, pola ini akan menjadi pola pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera Khususnya dan dimana Prov. Sumsel akan menjadi Pilot Project-nya.

 

Tanggal 13-14 Juni 2011, Pemerintah Provinsi akan bertemu Presiden dan akan memaparkan pembangunan jalan Tol ini. Dan kita berharap pada tanggal 11 Bulan 11 tahun 2011 pelaksanaan pembangunan jalan tol koridor I ini bisa diresmikan oleh Presiden RI.

Menurut Sekda Kabupaten OKI : Pembebasan Lahan sudah selesai seluruhnya ± 50 m..Apapun pola atau skema yang ditawarkan kami siap dan tidak masalah. Jalan Lingkar Timur Kota metropolitan (Koridor III) melewati  Pulau Borang di Sungai Musi.sedabgkan menurut Kadis PU Kab. OKI :Berkaitan dengan pembangunan jalan tol ini Pemerintah Daerak Kabupaten OKI sudah membuat Perda Kab. OKI.

Kadis PU Kab. Banyuasin  menyatakan:Kabupaten Banyuasin sangat mendukung rencana pembangunan jalan tol ini khusunya pada Koridor III yang merupakan daerah perindustrian.Pada Koridor III ini ada Jembatan Sei Rebo yang sudah rawan roboh, pihak Pertamina sudah tidak lagi mau melakukan pemeliharaan jembatan tersebut.

Seksi Program & Data Bidang Prencanaan BBPJN III , menyampaikan bahwa Kami mendukung sepenuhnya pembangunan jalan tol ini serta siap membantu bila dalam rencana pembangunan jalan tol ini membutuhkan advis teknis melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum.

Kesimpulan rapat pembahasan yang disampaikan oleh  Assisten II Pemda Provinsi Sumatera Selatan yaitu; Dinas PU Bina Marga Prov. Sumsel bersama BBPJN III, agar mempersiapkan yang diperlukan dalam mendukung program ini.;BBPJN III, diminta untuk membantu meyakinkan Kementerian PU dan Bappenas untuk suksesnya program pembangunan jalan tol ini.Kabupaten Banyuasin, agar memberikan modal penyertaan yang lebih besar dalam pembangunan jalan tol ini.,sedangkan Kabupaten OKI, agar menyiapkan semua dokumen yang diperlukan, bila saatnya diperlukan dokumen itu harus sudah siap.Semua kelengkapan harus sudah disiapkan dan akan dibawa menghadap ke Menteri PU.

Menurut study Koica-Korea, tahun 2009, tahapan pembangunan jalan Tol di Sumatera, program Masterplan Arterial Roads Sumatera terdiri dari beberapa tahapan, Palembang arah Lampung masuk tahap 1, sedangkan ke arah Jambi masuk tahap 2 serta tahap 3 untuk kearah Bengkulu.