PRESENTASI DETAILED ENGINEERING DESIGN (DED) DUPLIKASI JEMBATAN MUSI II METROPOLITAN PALEMBANG.

Oleh : Rina Windarti, ST , Staf Bidang Perencanaan BBPJN III

Berdasarkan undangan dari PPK Metropolitan Palembang P2JN Provinsi Sumatera Selatan, pada hari rabu tanggal 6 Juli 2011 dilaksanakan presentasi hasil Perencanaan Teknis (DED) Duplikasi Jembatan Musi II Palembang. Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Perencanaan BBPJN III, Ir. Syarkowi, M.Sc dan dihadiri oleh PPK P2JN Metro Palembang, Azwar Edie, ST. MT; Kepala Seksi Perencanaan Teknik dan Lingkungan, Ir. M. Aidil Fitri; Kepala Seksi Program dan Data,Bidang Perencanaan, Ir. Harunnurasyid, MT; Konsultan Perencana PT. Anugerah Kridapradana Consulting Engineers; PPK Jl. Akses Bandara – Jln. Yusuf Singadekane, Ramon Massey S, ST. MT, Ir. Iwan Hardi Team Leader Konsultan Manajemen Proyek (KMP) beserta Bridge Engineer KMP, Core Team P2JN Provinsi Sumatera Selatan bersama Team Supervisi  paket Jembatan di Metropolitan Palembang, Staf PPK serta Rina Windarti, ST dan Staf Bidang Perencanaan lainnya.

 

Latar belakang pembuatan DED Duplikasi Musi II adalah untuk mengantisipasi kelebihan kapasitas volume lalu lintas kendaraan, serta adanya  pelebaran Jalan Lingkar Barat Palembang menjadi 2 x 7 meter ( 4 lajur ). Adanya pengalihan arus lalu-lintas kendaraan bermuatan berat yang semula dapat melewati Jembatan Ampera dan sekarang beralih melewati Jembatan Musi II mengakibatkan volume lalu lintas di Jembatan Musi II menjadi sangat padat, sehingga kapasitas jembatan tidak lagi mampu menampung arus lalu lintas dari hari ke hari. Dengan dibangunnya duplikasi jembatan Musi II difungsikan sebagai penghubung antar Provinsi (merupakan bagian dari Arteri Lintas Timur Sumatera) dan antar kawasan di Provinsi Sumatera Selatan sehingga dapat mereduksi kemacetan lalu lintas.

Sebelum dilaksanakan rapat perencanaan teknis, terlebih dahulu dilakukan survey lapangan bersama oleh pihak BBPJN III, PPK P2JN Metro Palembang, PPK Jl. Akses Bandara – Jln. Yusuf Singadekane, dan Konsultan perencana serta peninjauan lokasi oleh Kepala Subdit Jembatan ( Ir. Iwan Zarkasi, M.Eng Sc), Direktorat bina teknik, ditjen Bina marga, Kementerian Pekerjaan Umum, untuk memeriksa kembali posisi lokasi rencana pembangunan duplikasi  Jembatan Musi II dan untuk mengetahui lokasi-lokasi yang terkena pembebasan lahan.

Dalam presentasi konsultan perencana memaparkan mengenai  pekerjaan desain yang dibuat tahun 2008, antara lain hasil survey lapangan yang telah dilakukan berupa survey topografi, survey geoteknik, dan survey hidrologi. Konsultan perencana juga memaparkan mengenai hasil perencanaan teknis  yang dilakukan  berupa Analisa Data Lapangan, Penggambaran Topografi, Perencanaan Geometrik  Jembatan & Oprit ,Perencanaan Konstruksi Jembatan (Struktur Atas & Bawah), Penggambaran struktur jembatan dan Perhitungan Kuantitas dan Perkiraan Biaya.

 

Struktur Duplikasi Jembatan Musi II yang direncanakan mempunyai panjang 698 meter lebar 11 meter dengan tipe struktur atas bentang utama berupa pelengkung baja menerus sedangkan tipe struktur atas bentang pendekat berupa PCI Girder. Untuk pondasi digunakan Pipa Baja berdiameter 1 meter dan CSP diameter 0,5 meter. Jembatan didesain untuk kecepatan rencana 60 km/jam.

 

Dalam pembahasan desain Kabid Ren BBPJN III (Ir. Syarkowi, M,Sc) memberikan masukan tentang referensi ketinggian muka tanah pada titik bor, juga titik referensi terhadap muka air banjir dan normal, juga menekankan tentang desain drainase dan juga manajemen lalu lintas yang direncanakan. Rapat pembahasan laporan akhir Review Design akan dilaksanakan setelah konsultan berkoordinasi dengan pihak P2JN Metropolitan Palembang dan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional III (BBPJN III).  Dengan diadakannya rapat koordinasi diperoleh hasil desain yang optimal, tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.