PROGRAM PEMBANGUNAN JEMBATAN/PENINGKATAN KAPASITAS JARINGAN JALAN NASIONAL KOTA METROPOLITAN PALEMBANG

Oleh: Syarkowi, Ir. M.Sc, Kepala Bidang Perencanaan.

Pada hari sabtu, tanggal 9 Juli 2011, Kepala Subdirektorat Jembatan,Direkorat Bina Teknik, DitJen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Ir. Iwan Zarkasi, M.EngSc, didampingi  Kepala Bidang Perencanan BBPJN III ( Ir. Syarkowi, M.Sc ) bersama Kepala Satker P2JN Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Marsudi, MT dengan PPK P2JN Metropolitan Palembang ( Azwar Edi, ST, MT) meninjau lokasi program duplikasi Jembatan Musi II Palembang.

Total jumlah jembatan di provinsi Sumatera Selatan, sebanyak 444 buah Jembatan dengan panjang total 13.169.60 meter, jumlah ini termasuk jumlah jembatan di Kota Metropolitan Palembang, sebanyak 23 buah jembatan dengan panjang total 3001 meter. Diantara 23 buah jembatan tersebut diantaranya Jembatan Musi I ( Jembatan AMPERA, sebelumnya Jembatan BUNG KARNO ), dibangun dengan dana dan oleh Jepang; Jembatan Musi II, diprogramkan duplikasi; Jembatan Keramasan dalam masa penyelesaian pembangunan duplikasi; Jembatan Ogan I & II Kertapati, paket Rehabilitasi Jembatan tahun 2011 dan Jembatan Ogan III serta Jembatan Simpang Keramasan di Jalan Lingkar Selatan yang perlu duplikasi untuk menuju ke Jakabaring Sport City dan Rencana Musi III.

Pemerikasaan lapangan dan meneliti gambar rencana dan hasil pengukuran ulang dilakukan bersama Kepala Seksi Perencanaan dan Lingkungan Hidup, Bidang Perencanaan ( Ir. Aidil Fitri ) serta Bridge Engineeer Konsultan Manajemen Proyek (KMP) BBPJN III, Ir. Bambang serta Bridge Engineer Core Team P2JN P2JN Provinsi Sumatera Selatan,beserta staf dan juga Personil Konsultan Pengawas Rehabilitasi Jembatan tahun 2011.

 

Mulai tahun 2008, BBPJN III melalui SNVT Pembangunan metropolitan Palembang, yang saat ini menjadi SNVT Pelaksanaan Jalan Metropolitan PaLembang, telah membangun duplikasi Jembatan Keramasan di ruas Jalan Mayor Jenderal M. Yusuf Singedekane. Tahun 2011 ini duplikasi jembatan Keramasan tersebut akan rampung. Tahun ini kontraktor pelaksana PT. Hutama karya dan Konsultan Supervisi PT. Perentjana Djaya dengan Site Engineer Ir. Sidharta.

 

Jembatan Ogan III dengan konstruksi jembatan rangka di ruas Lingkar Selatan Palembang, menuju ke Jakabaring Sport City dan menerus ke rencana Lingkar Timur Palembang dengan rencana Jembatan Musi III, diperlukan duplikasi jembatan.  Ruas Lingkar Selatan ini juga akan bertemu dengan persimpangan jalan Jakabaring – Jejawi – Kayu Agung yang di usulkan Pemda Provinsi Sumatera Selatan, Pemda Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI) dan Pemda Kabupaten menjadi jalan Tol.

Jembatan diperempatan Simpang Keramasan,di ruas jalan Lingkar Selatan,sebagai penghubung jalan Lingkar barat ke Jaka Baring Sport City diperlukan duplikasi, karna jalan Linkar selatan akan dibangun lebar jalan 2 x 7 m. Jalan Lingkar Barat ( Yusuf Singedekane ) sedang dibangun tahun 2011 dengan lebar 2 x 7 meter, sama halnya jalan ke Inderalaya ( Jalan Sri Jaya Negara).

Jembatan Ogan I dan Ogan II Kertapati, ujung ruas Jalan Nasional Ki. Wahid Hasyim dan awal ruas Ki. Merogan, dekat stasiun Kerata Api ( KA) Kertapati. Tahun 2011, jembatan Ogan I Pelengkung Beton, dibuat tahun 1948, diadakan Rehabilitasi tahun 2011, namun belum secara tuntas. Diperlukan penelitian ulang untuk program Rehabilitasi selanjutnya. Jembata Ogan II Kertapati, dibangun tahun 1996?? Dengan Konstruksi rangka. Dibawah jembatan dan disamping jembatan ada kegiatan penduduk dan pasar sehingga rawan kebakaran. Diperlukan ketegasa Pemda Kota Palembang terhadap Undang-Undang no ; 38/2004 dan Peraturan Pemerintah No:34/2006 tentang jalan bahwa jarak Ruang Pengawasan Jalan ( Ruwasja) sejauh 100 meter kiri dan 100 meter kanan Jembatan.