WORKSHOP PLANNING AND DESIGN FOR LONG LIFE PAVEMENTS

Oleh:Syarkowi, Ir, M.Sc., Kepala Bidang Perencanaan.

Berdasarkan undangan Direktur Bina Teknik, Ir. Purnomo, pada hari kamis tanggal 23 Juni 2011 di Hotel Le Meridien Jakarta diadakan Workshop Planning And Design For Long Life Pavements.

Workshop tersebut kerjasama antara Direktorat Bina Teknik  Ditjen Bina Marga dengan IndII ( Indonesia Infrastructure Initiative)-AusAID. Yang diundang acara Workshop yaitu para Subdit dilingkungan Ditjen Bina Marga, para Kepala Bidang Perencanaan BBPJN /BPJN   I – XI, para Satker P2JN seluruh Indonesia, para Akademisi, para Praktisi ,Konsultan dan Kontraktor dan Asosiasi terkait. Dari BBPJN III dihadiri Kepala Bidang Perencanaan ( Ir. Syarkowi, M.Sc), Kepala SNVT P2 JN Provinsi Sumatera Selatan ( Ir. Marsudi, MT) beserta staf; Ka SNVT P2JN Prov. Kepulauan Bangka-Belitung ( Ryandera Narlan, ST,MT) dan staf; Staf Teknik P2JN Prov. Lampung, Khairul, ST.

Berdasarkan penjelasan Direktur Bina teknik dalam kata sambutan pembukaan Workshop bahwa Biaya Penyelenggaraan Jalan di Indonesia lebih mahal dibandingkan dari Negara lain. Expenditure jalan di Indonesia rata-rata 66 juta lebih/km, rata-rata dari 38.000 km jalan Nasional Indonesia. Pemeliharaan rutin rata-rata 40-50 juta/km untuk 2 lajur,belum cukup, sedangkan di China untuk 4 lajur 25 juta/km sudah cukup.Hal ini tentunya ada perbedaan karena musim dingin di China rumput mati, namun Drainase sangat baik.

Dalam acara ini perlu di kaji kebijakan-kebijakan tentang Umur Rencana jalan, misalnya dari 10 tahun menjadi 20 tahun untuk Pembangunan atau peningkatan Kapasitas dan Priodic Maintenance dari 5 tahun menjadi 10 tahun, apakah perlu. Hal ini mahal di awal proyek, namun akan murah dalam Pemeliharaaan rutin.

Kebijakan lain yang perlu dikaji yaitu pemilihan jenis perkerasan yang cocok serta pemilihan Teknologi. Hal lain yaitu sistim kontrak, apakah dengan kedepan perlu Performance Base Contract (PBC), Design and Built atau Maintenance jangka panjang, Extended Warranty Period (EWP).

Penyampaian dalam sesi Problem Definition oleh DR. Ir. Hedy Rahadian. MSc., diperlukan kepedulian terhadap MUTU, baik mutu Pemeliharaan, dengan meningkatkan peran UPR; Mutu Pelaksanaan dengan Quality Control yang ketat;Mutu Perencanaan/Desain sehingga tidak banyak lagi Review Desain serta Mutu Planning & Programming, diperlukan data survey yang akurat.

Dalam sesi I, Pleno disampaikan Respon IndII oleh David Foster; New Pavement Design oleh Edward m. James & DR. Ir. Siegfried, MEng.Sc., selanjutnya OLEH Edward M James & Irawan tentang Rehabilitation and Recyling. Paparan tentang Construction Quality oleh Edward M James; Planning and Budgeting oleh Tyrone Toole, sedangkan Implementation issue oleh DR.Ir. Hedy Rahadian, MSc.

Pada sesi II, Group discussion dengan 4 topik yaitu Diskusi tentang:

 Contractor resources

Specifications revisions

Budgets data, IRMS and Balai Matters

Consultant issues-training project quality assurance.

Setelah diskusi kelompok disampaikan laporan kelompok,diskusi dan pengajuan tindakan kedepan serta Presentasi Penyediaan Rencana Tindakan kedepan sebelum Conclusing remarks/Kesimpulan dan Penutupan acara Workshop.