LOKASI POTENSI RAWAN KECELAKAAN DAN DATA KECELAKAAN DI JALAN  NASIONAL PULAU BELITUNG, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG.

Oleh: Syarkowi, Ir. M.Sc, Kepala Bidang Perencanaan.

Dalam rangka implementasi salah satu Tupoksi Bidang Perencanaan BBPJN III yaitu Aspek Keselamatan jalan dan  Aspek Lingkungan bidang Jalan, maka pada tanggal 16-18 Juni  2011, dilakukan Inspeksi lokasi lokasi rawan kecelakaan dan  potensi rawan kecelakaan serta data data kasus serta jumlah korban kecelakaan di ruas-ruas jalan Nasional di Pulau Belitung, Provinsi kepulauan Bangka- Belitung.

Ruas-ruas  jalan Nasional di Belitung, “Negeri Laskar Pelangi”, yaitu di dalam kota Tanjung Pandan, Jalan Jenderal Sudirman/ Tanjung Pandan-Sp. Perawas- Outlet Simpang Lapangan terbang, Jalan Veteran dan Jalan Saidan. Untuk luar kota, Jalur Tanjung Pandan- Simpang Pilang – Tanjung Ru ( Out let Pelabuhan Ferry);  Jalur Tanjung Pandan- Simpang Perawas- Badau- Renggiang- Manggar (ibukota Kabupaten Belitung Timur) dan Tanjung Pandan- Juction-Tanjung Kelayang-Tanjung Tinggi (ruas jalan Nasional baru sesuai SK Menteri no; 631/2009). Jalan ke Tanjung Kelayang- Tanjung Tinggi, mendukung pariwisata, event terdekat Oktober 2011 yaitu “ Sail Wakatobi-Belitong 2011”.

Inventarisasi  lokasi rawan dan potensi rawan kecelakaan serta data-data jumlah kecelakaan dan korban  kecelakaan tersebut berdasarkan tanda peringatan rawan kecelakaan yang ada di sepanjang jalan tersebut, dimana Kepala Bidang Perencanaan bersama Staf Teknik  Teknik Satker/PPK Wilayah II Belitung ,Provinsi Kep. Bangka-Belitung, Indra Gunawan , ST.cs, .Ruas-ruas yang ditinjau yaitu Tanjung Pandan- Juction-Tanjung Kelayang- Tanjung tinggi tanggal 16 Juni 2011. Pada tanggal 17 -18 Juni 2011 untuk  ruas Tanjung Pandan- Simpang perawas-Badau- Renggiang- Manggar, ibukota Kabupaten Bangka Belitung Timur. Data kasus dan korban kecelakaan ada di papan peringatan di Jalan Jend. Sudirman untuk wilayah Polres Belitung pada tahun 2009 dan sampai Agustus 2010.

Untuk ruas Tanjung Pandan-Simpang Pilang-Tanjung Ru,yang pernah dilakukan investigasi  dan di presentasikan tanggal 15 April 2010 di VicRoad, Melbourn ( The State Highway Authority of Victoria), Australia  oleh  Penulis, tahun 2010 ,dalam rangka Fact Finding Mission (FFM) angkatan I, kerjasama  Pemerintah , Kementerian PU dengan Australia, dana INDII ( Indonesian Infrastructure Inisiative).

Lokasi Rawan Kecelakaan ,simpang-T ( T Juction) pada ruas jalan nasional Simpang Pilang – Tanjung Ru.  dekat Km 5.0. Jalan mempunyai 2 lajur lalu lintas,  mempunyai alinyemen melengkung.Lokasi ini sangat berpotensi kecelakaan.

Untuk data kecelakaan di papan peringatan di Simpang Padang kota Manggar, ibukota Kabupaten Belitung Timur, data laka lantas sampai bulan April 2009. Dinas perhubungan telah memasang rambu Chevron di tikungan yang tidak begitu tajam dalam kota, perlu perbaikan tempat pemasangan rambu tersebut. Ada satu tikungan di Y Junction yang terpasang benar posisi rambu jenis Chevron /pengarah lengkungan tersebut.

RAMBU PENGATUR LALU LINTAS DI ZONA KERJA

Di dalam kontrak/ spesifikasi edisi Novembar 2010 telah tercantum item pembayaran tersendir  manajemen pengaturan lalu lintas,. Zona kerja ada potensi kecelakaan, apalagi di malam hari. Dilapangan cukup baik rambu-rambu lalu lintas sementara di zona kerja.

 

Ketertiban pemanfaatan dan penggunaan bagian-bagian jalan turut menyumbang potensi kecelakaan di jalan. Di Pulau Belitung telah dipasang papan sosialisasi amanat UU dan PP tentang jalan serta pemasangan patok Leger/patok RMJ ( Ruang Milik Jalan) sebagai batas Asset jalan di ketiga jalur jalan nasional di Belitung oleh SNVT P2JN Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung. Daerah Ruang Pengawasan Jalan ( Ruwasja), 100 m sisi kiri dan 100 m sisi kanan di lokasi jembatan yang masih perlu juga menjadi perhatian.

Pemeliharaan rutin jalan, tebasan sampai di patok RMJ, sampai Ambang Pengaman jalan dengan ruang bebas jarak pandang pengemudi, terutama di tikungan sangat mengurangi potensi kecelakaan.