JALAN STRATEGIS NASIONAL RENCANA(SNR):                        Jakabaring (Palembang) – Jejawi – Kayu Agung

Oleh: Urusan Informasi Publik, Bidang Perencanaan

Pembangunan Jalan Jakabaring-Jejawi- Kayu Agung ( ruas Non Status ), dengan panjang lebih kurang 37.50 km menjadi sangat penting karena akan mempersingkat Ruas Lintas Timur kearah Lampung dengan  ruas-ruas Palembang- Indralaya- Simpang Meranjat- Kayu Agung sepanjang  65 km. Ruas tersebut dimulai dari Jakabaring, menyambung dari ujung jalan Poros Ampera, seberang Ulu Palembang.

Rabu,tanggal 11 Mei 2011, dibahas program pelaksanaan fisik tahun Anggaran 2011 dengan Kontraktor PT. Reka Konstruksi, PPK , Dedy Mardiyansyah, ST, MT, dan Konsultan Supervisi PT. …Tahun 2011 dana APBN , besar kontrak  Rp. 6,281 milyar  dengan panjang effektif  sepanjang 2 km, melanjutkan tahun 2010 , yaitu Jembatan Sei Lais sebesar Rp. 5.49 milyar dan penimbunan badan jalan  sepanjang 4 km sebesar 4,90 milyar rupiah.

Jalan tersebut pembebasan dan membuka  lahan selebar 50 m serta Desain jalan dan jembatan dengan rencana kelas jalan raya ( 2 x 7 m) oleh Dinas PU Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI) dengan beberapa penyesuaian oleh P2JN Provinsi Sumatera Selatan.Dana pembangunan dengan dana APBD Kabupaten OKI, Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan dan dibantu dana APBN tahun 2010 , dengan penimbunan badan jalan dan jembatan Sei Lais ,jembatan beton lebar 9 m panjang 25 m dan tahun 2011,melanjutkan  penimbunan badan jalan dan pondasi Agregat.

Pada Konsultasi Regional  ( Konreg ) PU, 10 -11 Maret 2011 , New Inisiative/inisiatif baru) di usulkan dana sebesar Rp. 135 milyar  untuk 15 km untuk tahun 2012.Sistim Jaringan di Sumatera Selatan akan dikaji lagi menyesuaikan hasil Evaluasi Rencana Strategis ( Renstra) Bina Marga 2005- 2009 dan Renstra 2010-2014 dan usulan-usulan kesepakatan para Gubernur di wilayah BELAJASUMBA ( Bengkulu, Lampung, Jambi, Sumatera Selatan & Bangka- Belitung ).

Berdasarkan program Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Info dari  Kepala Bidang Program, Ir. Hendrian, dibutuhkan dana 450 milyar  dengan panjang 37.5 km, tahap awal dengan lebar 2 m + 7 m + 2 m ( bahu + perkerasan + bahu), Alternatif Yang disusun untuk pendanaan yaitu 10 %  Pemda Kab. OKI = 45 milyar, Pemda Provinsi  besarnya 10 % ( 45 milyar ) dan Pemerintah Pusat 80 % ( 360 milyar)