ASIAN HIGHWAY (AH-25), LINTAS TIMUR SUMATERAOleh: Syarkowi, Ir, M.Sc, Kepala Bidang Perencanaan
Sumatera East Coast Roads Project , merupakan bagian ASIAN HIGHWAY ( AH ) -25,menelusuri pantai Timur Sumatera mulai dari Bakauheni Provinsi Lampung dan berakhir di Aceh, melalui kota kota utama seperti Palembang, Jambi, Pekanbaru, Dumai, Medan  dan lain lain. Jalan pantai Timur di Lampung telah dilaksanakan dengan dana JBIC  mulai 2001.
Proses Detail Design di tahun 1999, disaat Penulis sebagai Pimpro Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Provinsi Lampung membantu koordinasi dan masukan DED tersebut dengan Team Leader nya Mr. Kimishima. Tahun 2000, sebagai anggota Panitia tender secara International Competitive Bidding (ICB). Setelah dipindah menjadi Pinpro P2jj Sumatera Selatan, Pelaksanaan fisik sudah mulai, juga bersama sama Mr. Kimishima tahun 2001-2002 melanjutkan usulan program  East coast Roads Project  dari batas Provinsi Lampung ke batas Provinsi Jambi. Namun paket tersebut tidak berlanjut  sampai Penulis ditugaskan di P2jj Jambi 2003-2005. Provinsi  Jambi yang juga masuk dalam Program AH-25. Jalan Lintas Timur termasuk Strategis Nasional ditangani selanjutnya dengan dana APBN.
Berdasarkan SK menteri PU no:  631/KPTS/M/2009       tgl    31 Desember 2009 ,dengan panjang seluruhnya 1.159,5 km, terdiri dari Lintas Timur 287,155 km, Lintas Tengah 343,8 km, Lintas Barat 310 km dan Penghubung Lintas 218,588 km , namun ada perbedaan dengan hasil survey P2jN Lampung yang hanya 1.132,695 km, hal ini akan disempurnakan dalam penerbitan SK Menteri yang baru.Ruas Pantai Timur Sumatera di Lampung, menjadi bagian Lintas Timur Sumatera, sedangkan ruas Bakauheni-Tanjung Karang- Terbanggi Besar  yang dikenal selama ini sebagai Lintas Timur, menjadi bagian Lintas Tengah, sedangkan terbanggi Besar   – Bujung Tenuk/Menggala,dinamai Penghubung Lintas. Di jalan Pantai Timur /Lintas Timur Sumatera tersebut, ada segmen yang belum selesai peningkatan kapasitasnya akibat lahan di Labuhan Meringgai, yang akan diselesaikan di tahun 2011.
Jalan Asian Highway ( AH-25)  tersebut akan diteruskan ke Pulau Jawa dengan pembuatan Jembatan Selat Sunda ( JSS ) yang dari beberapa info pembahasan, Action Plannya berupa Study lebih lanjut, DED dan Pembebasan lahan serta pembahasan pendanaannya sampai tahun 2017 ,masa konstruksi dimulai tahun 2018, yang diharapkan tahun 2025 dapat beroperasi