GLOBAL PLAN FOR THE DECADE OF ACTION FOR ROAD SAFETY 2011 – 2020Oleh: Syarkowi, Ir, M,Sc ( Kepala Bidang Perencanaan BBPJN III )
Dekade Aksi keselamatan jalan 2011-2020 dengan sasaran diusulkan untuk dicanangkan dalam program Keselamatan Transportasi jalan adalah: “ Menurunkan jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas sebesar 50 % dan menurunkan jumlah korban luka luka sebesar 50 % (Resolusi PBB ).Dekade Aksi Keselamatan jalan tsb terdiri dari tiga buah komponen yaitu:

– Sasaran dan tujuan tertentu dengan target yang telah disepakati,

– Kegiatan kegiatan yang dirancang untuk mencapai sasaran spesifik melalui serangkaian indikator,

– Pendanaan yang sesuai dengan kegiatan-kegiatan

Dalam pencapaian target yang realistis namun dapat dicapai diseluruh dunia secara menyeluruh diperlukan koordinasi Internasional dalam memperkuat arsitektur global untuk keselamatan di jalan raya, sedangkan untuk kegiatan Nasional terdiri dari 5 PILAR:- Pilar 1, Manajemen Keselamatan Jalan

– Pilar 2, Prasarana

– Pilar 3, Pemeliharaan kendaraan;

– Pilar 4, Perilaku Pegguna jalan;

– Pilar 5, Perawatan paska Kecelakaan.

PILAR 2, BINA MARGA SAATNYA UNTUK BERTINDAK       ( Time for Action) !!Bina marga, Direktorat Bina Teknik mengadakan Penyusunan konsep, “JALAN YANG BERKESELAMATAN”  sebagai bagian dari Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan ( RUNK ) di hotel Salak Heritage, Bogor tgl 8-10 Maret 2011 dimana Penulis diundang untuk berpartisipasi sebagai Nara sumber.

RENCANA UMUM NASIONAL KESELAMATAN PILAR II – SAFER ROAD, dengan Program sbb:

  1. Perencanaan dan desain Jalan yang berkeselamatan,
  2. Audit dan Inspeksi Keselamatan Jalan
  3. Investigasi dan Perbaikan daerah Rawan Keselamatan Jalan.
  4. Penyediaan dan Pemeliharaan fasilitas dan perlengkapan keselamatan jalan.
APA YANG TELAH DAN AKAN DILAKUKAN BBPJN III ???Sejak berdirinya BBPJN,  pelantikan Bidang Perencanaan dan Pengawasan Teknis, 17 November 2006 sampai perubahan menjadi Bidang Perencanaan ,19 Januari 2011,telah dan akan melakukan beberapa kegiatan yaitu:

– Sosialisasi UU no 38/2004 dan PP no. 34/2006 tentang Jalan ke stakeholder,

– Sosialisasi UU no.22/2009 tentang LLAJ ke stakeholder,

– Inventarisasi dan Audit  lokasi Blackspot/black length di Lintim Jambi, Sumatera Selatan, kota Metropolitan Palembang,
Bangka dan Belitung

– Workshop dan Inventarisasi dan Audit daerah Blackspot di jalan Nasional satu kali di 4 Provinsi Sumatera Selatan, Bangka-
Belitung, Bengkulu dan Lampung  tahun 2011.- Berpartisipasi training di VicRoad , Melbourne, Australia, thn 2010

– Kordinasi dengan Dishub dan Kepolisian.

– Sosialisasi ke Penyedia Utilitas tentang Pemanfaatan bagian-bagian jalan.

– Gerakan Pemeliharaan Jalan tahun 2011 dengan Kontrak Kinerja PPK, SATKER, BALAI.