Presentasi Desain Perkuatan Jembatan Pendekat Jembatan Ampera, Palembang

14 Desember 2010 

Acara presentasi diadakan pada :

Hari/tanggal : Selasa/14 Desember 2010.

Tempat            : Ruang rapat kantor BBPJN III, Jl. Mayor H. Noerdin Pandji No. 78 KM. 7 Palembang.

Waktu          : 10.00 WIB s/d selesai.

Acara presentasi desain Perkuatan Jembatan Pendekat Jembatan Ampera Palembang ini diadakan sesuai dengan surat undangan

Kabid. Renwastek BBPJN III Palembang (Ir. Syarkowi, MSc), yang dihadiri oleh :

  • Ka. BPPJN III dan staf
  • Subdit Teknik Jembatan Bintek Jakarta dan staf
  • Puslitbang Jakarta dan staf
  • Kasatker P2JJ Metropolitan Palembang dan staf
  • Konsultan Perencana desain Perkuatan Jembatan  Pendekat Jembatan Ampera Palembang, PT. Delta Tama Wajacorpora Engineering Consultan
  • SE Konsultan Pengawas Perkuatan Jembatan Ampera
  • Ketua Tim dan TA Struktur KMP Reg. 3
Jembatan Ampera adalah suatu jembatan yang dibangun di kota Palembang pada tahun 1962 dan selesai pembangunannya pada tahun 1965 yang didanai dari hasil pampasan perang Jepang dengan kata lain, semua biaya pembangunannya di tanggung oleh pemerintah Jepang.

Masyarakat kota Palembang, bahkan masyarakat Indonesia umumnya telah mengetahui bahwa Jembatan Ampera merupakan Landmark Kota Palembang yang selalu diperindah dan dipercantik penampilannya sesuai dengan perkembangan zaman dan aspirasi masyarakat kota Palembang. Pemandangan indah ini terutama dapat dinikmati dari pinggiran Sungai Musi pada area Benteng Kuto Besak .     

Pada tanggal 10 Oktober 2010 terjadilah musibah kebakaran yang menghanguskan jembatan Ampera pada bentang 2, 3 dan 4 arah seberang Ulu yang terjadi pada malam hari sekitar jam 2200 WIB yang berlangsung lebih kurang 5 jam lamanya.

Tragedi ini menyebabkan fungsi dari jembatan Ampera sebagai penghubung bagian seberang Ilir dan seberang Ulu kota Palembang menjadi terganggu karena diperkirakan oleh team ahli bahwa jembatan Ampera mengalami pengurangan daya layannya.

Untuk itu Walikota Madya Palembang telah menginstruksikan agar lalulintas jembatan Ampera dikurangi kapasitasnya dengan melarang angkutan Truk dan sejenisnya melewati jembatan Ampera hingga penelitian dan studi perencanaan telah selesai dilakukan oleh Konsultan dan Team ahli yang terkait.

Telah dilakukan pembahasan/presentasi perkuatan jembatan Ampera yang disampaikan oleh konsultan perencana PT. Delta Tama Wajacorpora, pada tanggal 14 Desember 2010, di ruang rapat BBPJN III

Pelaksanaan penanganan darurat untuk menangani perbaikan jembatan Ampera telah sesuai dengan apa yang disarankan oleh Bintek dan Puslitbang.

Selanjutnya dipaparkan untuk menentukan desain perkuatan jembatan Ampera yang permanen.

Dalam presentasi diusulkan rencana perkuatan permanen untuk jembatan Ampera adalah :

– Memasang shoring pada bentang 1, 2 dan 3 pada arah seberang ulu dan memasang pelat baja pada box girder berupa : – Penambahan pelat baja setebal 15 mm dengan panjang 3 m dari tumpuan ke sisi kiri dan kanan (momen negatif).

– Penambahan pelat baja setebal 5 mm pada bagian web girder memanjang (Geser).

Kemudian berkembang usulan untuk mengkaji perkuatan dengan cara external presstress atau dengan memasang “Fiber Reinforced Plastic (FRP)”.

Untuk itu konsultan perencana menampung segala saran dan masukan selama masa diskusi dalam presentasi sebagai acuan untuk endapatkan hasil desain perkutan Jembatan Ampera yang permanen dan komprehensif.